SMKN2BJR On FB
Home

Official Website of SMK Negeri 2 Banjar - Jawa Barat

A. PROGRAM KEAHLIAN:

  1. Teknik Kendaraan Ringan
  2. Teknik Komputer dan Jaringan
  3. Teknik Elektronika Industri
  4. Perbankan

B. WAKTU PENDAFTARAN :

    1. Pendaftaran Online : tanggal  23 s/d 28 Juni 2014
    2. Wawancara calon siswa 23 s/d 28 Juni 2014 (orang tua/wali wajib hadir)
    3. Pengumuman : tanggal  01 Juli 2014
    4. Daftar Ulang : tanggal  02 s.d 05 Juli 2014
    5. Hari Pertama  Masuk : tanggal  14 Juli 2014
    6. Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) : tanggal 14 s.d 16 Juli 2014
    7. Pengenalan Ekstra kurikuler/Pembiasaan/Program Sekolah:  17 s.d 19 Juli 2014

C. TEMPAT PENDAFTARAN : Kampus SMK Negeri 2 Banjar, Jl. Raya Banjar - Ciamis, Kota Banjar

D. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN:

    1. Warga Negara Indonesia.
    2. Telah Tamat dan memiliki Ijazah SMP/ MTs./Program Paket B dan memiliki Surat Tanda Lulus ( STL) / SKHUN.
    3. Usia setinggi-tingginya 21 tahun pada awal Tahun Pelajaran Baru
    4. Keadaan Fisik:
      1. Laki-laki tidak ditindik dan tidak bertato
      2. Perempuan ditindik Normal (tidak lebih dari satu tindik) dan tidak Bertato
      3. Tidak cacat tubuh yang dapat mengganggu Proses Belajar Mengajar dan Bekerja
    5. Mengisi Pendaftaran online: psb.smkn2banjar.sch.id (website dapat diakses mulai tanggal 23 Juni 2014)
    6. Menyerahkan dokumen ke Panitia PSB sebagai berikut:
      • Fotocopy Ijazah SMP/MTs yang dilegalisir, 2 lembar
      • SKHUN asli dan fotocopy 2 lembar
      • Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
      • Fotokopi akta kelahiran 1 lembar
      • Surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah asal
      • Pas foto berwarna 3x4 sebanyak 2 lembar
      • Materai 6000 sebanyak satu
      • Fotokopi ijazah Wustho
      • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) yang sudah dilegalisir (khusus calon siswa dari Kota Banjar)
      • Fotokopi piagam/sertifikat penghargaan atas prestasi di bidang akademik/non akademik (bila ada)
      • Surat Keterangan sehat, yang menyatakan: berbadan sehat, tidak mengidap penyakit kronis dan tidak buta warna

E. PROSEDUR PENDAFTARAN PSB ONLINE (download ilustrasi alur PSB):

---  PENTING! NILAI YANG DIMASUKAN PADA FORMULIR PENDAFTARAN ADALAH NILAI AKHIR (NA) - BUKAN NILAI UN ----

    1. Orang tua/calon siswa mengisi formulir Pendaftaran di website PSB ONLINE SMK Negeri 2 Banjar di psb.smkn2banjar.sch.id. Cara pengisian formulir BACA DISINI
    2. Setelah mengisi formulir Pendaftaran online setiap calon siswa akan mendapatkan NOMOR PENDAFTARAN dan PIN, yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan data sebelum tanggal pendaftaran berakhir.
    3. Hanya calon siswa yang mengisi data dengan lengkap yang akan diproses
    4. Calon peserta menyerahkan kelengkapan dokumen sesuai dengan ketentuan pada Syarat-syarat Pendaftaran dan dimasukan ke dalam MAP dengan ketentuan:warna Merah untuk Jurusan Teknik Otomotif, Warna Kuning untuk jurusan Teknik Informatika, map warna biru untuk jurusan Perbankan dan warna hijau untuk Jurusan Teknik Elektronika.
    5. TULISKAN NOMOR PENDAFTARAN DI POJOK KANAN ATAS MAP.
    6. Calon Peserta mengikuti cek fisik dan wawancara pada saat menyerahkan berkas/dokumen ke panitia.
    7. Orang tua/wali dari calon siswa wajib hadir pada saat mengikuti proses wawancara.
    8. Calon Siswa melihat hasil seleksi PSB secara online di website psb.smkn2banjar.sch.id
    9. Calon Peserta yang diterima melakukan daftar ulang

    (Catatan: Kapasitas yg tercantum pada formulir pendaftaran adalah kapasitas jumlah pendaftar BUKAN kapasitas jumlah siswa yang akan diterima)

Last Updated ( Tuesday, 01 July 2014 23:03 )

 

Selamat kepada semua Peserta Prakerin 2013/2014 yang telah kembali ke bangku sekolah setelah melaksanakan kegiatan Prakerin hampir tiga bulan di dunia kerja baik di Instansi/Perusahaan.

Sebagai evaluasi kegiatan prakerin tersebut maka diwajibkan kepada semua peserta prakerin untuk mengisi formulir kuisioner pelaksaan kegiatan Prakerin Tahun Pelajaran 2013/2014. KLIK DISINI Untuk memulai pengirisan formulir tersebut.

 

 

Tim perwakilan dari SMK Negeri 2 Banjar selama tiga hari hadir dalam kegiatan expo Pendidikan Teknologi Jawa Barat 2009 yang merupakan ajang pertukaran diri serta penunjukan kemampuan sekolah-sekolah kejuruan terhadap dunia industri/usaha (DUDI) dalam menyamakan persepsi kemajuan di bangku sekolah dengan DUDI.

Epitech-4 yang diselenggarakan di Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan yang beralamat di Jl. Pahlawan No. 70 Bandung ini bertemakan "Jawa Barat Menuju Provinsi Vokasional Pada Tahun 2013" dan akan berlangsung mulai dari tanggal 10-12 November 2009.

Adapun tujuan diselenggarakannya pameran teknologi pendidikan ini adalah:

  1. Adanya publikasi dan visualisasi informasi umum tentang program dan kegiatan Sub Dinas dan Balai pada Dinas Pendidikan Provunsi Jawa Barat.
  2. Adanya publikasi dan visualisasi informasi umum tentang program dan kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat.
  3. Adanyapublikasi dan visualisasi informasi umum tentang program kegiatan dan produk sekolah   kejuruan unggulan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat yg dapat menimbulkan  opini positif kepada masyarakat.
  4. Adanya publikasi dan visualisasi informasi umum tentang kegiatan DU/DI sebagai bench march dengan suatu kerja sama yang optimal dalam menunjang kualitas sekolah kejuruan dengan berbasis keunggulan lokal di Provinsi Jawa Barat secara kesinambungan.
  5. Adanya publikasi dan visualisasi informasi umum tentang kegiatan Depnaker Privinsi Jawa Barat. Serta lembaga - lembaga penyalur tenaga kerja.
  6. Adanya publikasi dan visualisasi lembaga terkait tentang Badan Koordinasi Profesi di Provinsi Jawa Barat. Tumbuh minat dan motifasi masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya ke sekolah fokasional (SMK)
  7. Mendukung Prov. Jawa Barat menjadi Provinsi Pokasional di Indonesia.

Peserta Expo

Adapun peserta kegiatan EPITECH 2009 ini terdiri:

  1. Dinas Pendidikan Prov Jawa Barat
  2. SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan)Kab/Kota
  3. Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan Disdik. Prov Jabar
  4. Pustekom
  5. Dewan Pendidikan Prov Jawa Barat
  6. Disnaker (Dinas Tenaga Kerja)
  7. PT (Perguruan Tinggi)
  8. Dunia Usaha dan Dunia Industri

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Kota Banjar diwakili oleh SMK Negeri 1 Banjar, SMK Negeri 2 Banjar dan SMK Bina Putera. Masing-masing sekolah menampilkan berbagai karya siswa-siswa yang patut dibanggakan.

Last Updated ( Tuesday, 10 November 2009 07:53 )

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Melihat pamor yang semakin meredup dan mulai ditinggalkan pemuda Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menilai revitalisasi pramuka perlu dilakukan sesegera mungkin dan terintegrasi dengan kebijakan pemerintah lain, seperti kebijakan revitalisasi karakter bangsa yang sudah ada sebelumnya.

Demikian disampaikan Pelaksana Harian Deputi Bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Kemenpora D Sudradjat Rasid dalam Seminar Nasional "Mendorong Gerakan Kepanduan Melalui Percepatan Revitalisasi Gerakan Pramuka" di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta.

"Selain terintegrasi, revitalisasi pramuka juga harus dilaksanakan secara sistemik," ujarnya, Kamis (3/6/2010), di hadapan peserta seminar.

Ia menambahkan, setiap elemen masyarakat dan juga pemerintahan perlu merasa pramuka adalah aset bangsa yang perlu dijaga dan dikembangkan. Oleh karena itu, ia berharap, dengan tumbuhnya rasa kepemilikan kolektif, akan terbangun komitmen bersama untuk mengembalikan semangat pramuka.

Menurut Sudradjat, revitalisasi pramuka perlu sejalan dengan karakter bangsa karena keduanya memiliki benang merah, yakni gerakan pramuka sebagai sarana pendidikan karakter bangsa.

"Gerakan pramuka bisa dijadikan sebagai wahana pendidikan dan pelatihan pemuda sebagai kader pemimpin bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan," ungkapnya.

Gerakan kepramukaan kini semakin luntur di kalangan anak muda. Gerakan yang termasuk jalur pendidikan nonformal tersebut menurut beberapa pihak telah dimaknai dangkal hanya sebatas seragam pramuka.

Di dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas disebutkan, pendidikan kepramukaan merupakan pelengkap pendidikan formal yang dilakukan di sekolah dan pendidikan informal yang dilakukan keluarga. Melalui gerakan kepramukaan, pemuda Indonesia diharapkan memiliki kepribadian dan akhlak mulia, cinta tanah air, dan memiliki berbagai keterampilan hidup.

Last Updated ( Friday, 04 June 2010 10:38 )

 
Kewirausahaan Bisa Atasi Pengangguran

Jumat, 30 Oktober 2009 | 05:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh untuk mengubah metodologi belajar-mengajar. Pola yang sekarang tidak mendorong siswa kreatif dan inovatif sehingga sulit memunculkan jiwa kewirausahaan anak didik.

Metode belajar-mengajar anak didik yang dilakukan sejak taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah dinilai hanya menunjukkan gurunya yang aktif, sedangkan anak didik justru tidak aktif. Proses belajar seperti itulah yang dinilai tidak dapat mengembangkan inovasi dan kreativitas serta kewirausahaan.

Demikian disampaikan Presiden Yudhoyono saat membuka Temu Nasional 2009 di Jakarta, Kamis (29/10). Dalam acara itu, hadir Wakil Presiden Boediono, para menteri kabinet, gubernur, bupati, wali kota, unsur pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), dan sejumlah pejabat lain.

”Saya minta Menteri Pendidikan Nasional untuk mengubah metodologi belajar-mengajar yang ada selama ini. Sejak taman kanak-kanak hingga sekolah menengah jangan hanya gurunya yang aktif, tetapi harus mampu membuat siswanya juga aktif,” kata Presiden.

Menurut Presiden, pendidikan jangan hanya mengejar nilai rapor dan ujian. ”Kalau itu yang dipilih, anak-anak bersekolah tetapi tidak berkembang kreativitas, inovasi, dan jiwa wirausahanya,” lanjut Presiden.

Kewirausahaan

Menurut Presiden, jiwa kewirausahaan sangat penting dan harus dipupuk sejak kecil. Dengan demikian, setelah selesai menjalani pendidikan mereka tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi menjadi pencipta lapangan kerja.

”Oleh karena itu, perlu reformasi di bidang pendidikan nasional. Guru dan dosen harus diajak untuk bisa mengembangkan jiwa kewirausahaan, inovasi, dan kreativitas,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden Yudhoyono menyatakan telah menerima surat dari Presiden Komisaris Kompas Gramedia Jakob Oetama dan pengusaha Ciputra agar pemerintah mendorong tumbuh dan berkembangnya jiwa kewirausahaan di Indonesia.

Dikatakan Presiden, jumlah wirausahawan Indonesia sangat sedikit jika dibandingkan dengan negara lain, seperti Amerika Serikat, Jepang, atau Singapura. Padahal dengan berkembangnya jiwa kewirausahaan, tingkat pengangguran dan kemiskinan dapat diturunkan.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, yang dimintai tanggapannya oleh pers, menyatakan akan segera mereformasi sistem pendidikan, khususnya metode belajar-mengajar. Meski demikian, akan dikaji dulu metode belajar-mengajar yang diterapkan saat ini.

Pada tahap awal, lanjut Mohammad Nuh, pembenahan akan dilakukan pada infrastruktur pendidikan. ”Jangan ada lagi sekolah yang bocor, apalagi ambruk,” kata Nuh.

 

<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2

Polls
Alasan utama anda memilih melanjutkan sekolah ke SMK...
 
WHO'S ONLINE
We have 1 guest online
Bagikan Ke Teman